Friday, December 5, 2014

Semoga Kau Bahagia

Oleh: Rini Rahmawati

Senja gerimis menirai sepi,
Dalam gubug harap aku menanti,
Rindu hati ku sangat rindu pada nya,
Adakah lentera kecil di ujung sana,??
Yang akan memberi secercah cahaya cinta untuk ku,
Yang akan menyinari hitam hati ku dalam kepekatan,
Sebelum gelap..sebelum gelap langit ku,
Aku sendiri dalam ketersesatan rasa ku,
Mendamba wajah kekasih dalam kekosongan,
Dia rupa yang samar dalam temaram,
Dia abstrak dalam kenyataan,
Aku masih berdiri sunyi,
Bersandar pada seonggok bambu rapuh,
Sedang gerimis kian tercurah,
Hujan di senjakala kian menderas,
Ujung itu masih terlampau jauh,
Sedangkan detik mendenting sendu,
Mengisyaratkan malam akan segera bertahta,
Menggantikan singgasana megah senja,
Yang tak merona merah saat ini,
Indahnya tersembunyi rapat di kaki langit,
Angin dingin menyusup membius ku,
Aku tersudut menggigil dalam kemalangan,
Gemelutuk belulang ku menahan yang tertahan,
Begitu erat dingin memeluk ku hingga beku,
Kepayahan ku dibuatnya dalam nelangsa,
Air mata tercecer di kegelapan malam,
Jerit suara hati dalam kebisuan kata,
Aku terpaut cinta di hati yang salah,
Esok nanti dia akan mengikat janji suci pada sang kekasih,
Berikrar cinta pada dua cincin yang melingkar,
Jalinan kasih terbentuk di atas luka hati ku,
Duhai takdir...lara ku tlah jatuh cinta,
Puas sudah aku menikmati tangis ku,
"Semoga bahagia"itulah baitan do'a ku untuk nya,

No comments:

Post a Comment